Selasa, 23 November 2010

Cara Menghitung Tarif Iklan Baris di Koran

Iklan Baris berbeda dengan Iklan Kolom, jadi cara perhitunganya juga berbeda. bagaimana menghitungnya? langsung saja kita coba hitung tarif iklan baris. Oiya apakah anda sudah tau apa itu Iklan Baris di Koran? coba lihat gambar dibawah ini.


Iklan baris ditujukan dengan No. 1 sedangkan Iklan kolom ditandai dengan No. 2

saya ambil contoh perhitungan iklan baris di koran Poskota , kenapa di poskota? karna Poskota dipenuhi dengan Iklan baris jadi itu menandakan koran tersebut digemari *(untuk iklan baris)


contoh materi Poskota lowongan Lain-Lain Draft :
DESIGNER BUTIK,dibthkan sgr:Tkg ------ baris ke 1
Pola/Potong,Tkg Jahit,Brpglmn min. ------ baris ke 2
5 th dibidangnya.Dtg lgsg : Ruko ------ baris ke 3
Tmn.Cengkareng Indah Blok A no.18E ------ baris ke 4
0818.06.334.113 & 0819.378.45.714 ------ baris ke 5

Poskota (1) 5 baris x (2)Rp. 20.000,- = (3)Rp. 100.000,-

Keterangan :
  1. Angka 5 baris ditentukan dari berapa baris iklan itu akan terbit, lihat contoh iklan diatas
  2. Rp. 20.000,- itu di tentukan dari tarif koran tersebut, tarif ini untuk iklan baris di poskota
  3. Rp. 100.000,- adalah total pembayaran untuk contoh materi diatas

Selasa, 09 November 2010

Perkenalan




Pilihlah Koran yang Oplah nya tinggi




Nama saya Rusti Adi

Pekerjaan saya saat ini sebagai Account Excecutive di salah satu perusahaan Adv. daerah Jakarta Selatan.

Jika ingin tahu mengenai Publikasi di media dibawah ini :

  1. Koran, Majalah, Tabloid, dll
  2. Di Radio, Televisi, Web, dll
  3. Brosur, Banner, X-Banner, Spanduk, Neon Sign, Billboard dll

Saya akan mencoba membantu anda dengan senang hati.


Mungkin saya sekarang sedang fokus ke pekerjaan yang no.1 diatas, tapi saya tetap akan membantu anda di no.2 dan no.3 diatas, Jika ada pertanyaan tentang publikasi iklan atau konsultasi saya akan siap membantu.
Ini adalah ponsel saya 0856-9292-7819, atau bisa juga di Esia saya 021 947-67-487,
jika ingin email bisa ke alamat ini :

  • rustiadiadv@yahoo.com
  • rustiadiadv@gmail.com

Mungin ada kekurangan dan kelebihan dari kata-kata dalam blog ini saya minta maap sebesar-besarnya





Hormat saya,




Rustiadi


Kamis, 18 Maret 2010

Daftar Klien Rusty Adhie

Mungkin ini adalah keterangan tentang perusahaan yang pernah beriklan melalui saya. Tidak terlalu penting sih tapi mudah-mudahan bisa membantu Anda agar mendapatkan SDM dan berpromosi dengan bagus.
Berikut ini adalah Daftar Klien RustyAdhie :

Kamis, 18 Februari 2010

Apa itu kolom dalam Koran / Surat kabar

Memang banyak yang tidak mengerti apa itu kolom / columb / colom dalam koran / surat kabar biasanya dalam satuan (mmk = milimeter kolom), Satuan yg berlaku didunia pers indonesia diluar negri beda. Tentu saja ini istilah untuk memudahkan. karena satu columb itu berbeda artinya u standart international(SI), columb berbeda dgn kolum iklan koran, columb adalah banyaknya muatan pada capasitor berdasarkan luas, jarak dan sat dielektrikum capasitor menjadikan satuan Farad krn terlalu besar maka ditulis dgn micro farad atau piko farad Menurut ketentuan SI setiap harga memiliki satuan dasar.

Misal panjang = meter,hambatan = ohm,berat = gram,capasitas… Kilo,Mega ,Gega,Tera adalah satuan diatas satuan dasar.Sedangkan desi,centi,mili,micro,nano,piko,femto dll adalah dibawah satuan dasar .
Kelipatan positip diatas satuan dasar ditulis dgn huruf besar misal satuan dasar panjang/jarak:Kilometer=Km,Mega ohm=M ohm.sedangkan kelipatan negatif ditulis dgn huruf kecil misal dm=desi meter,cm=centimeter,mm=milimeter.um=micr… meter,pm=pikometer.
Jadi huruf besar dan kecil mengandung arti khusus dan tidak boleh ditulis MMK seperti pertanyaan anda. Maaf berhubung terbatasnya notasi penulisan maka saya tdk menemukan lambang ohm,mikro. Pangkat,dll dlm tombol ketik saya jadi tdk dpt menampilkan yg sebenarnya. Kita sering membuat istilah sendiri diluar ketentuan dan menjadi salah kaprah. bla..bla..bla.. makin gak jelas aja ^^

Saya akan menjelaskan dengan gambar agar bisa dimengerti dengan cepat.
langsung saja saya jelaskan, saya ambil contoh gambar koran Kompas Reguler. kenapa saya ambil contoh kompas? itu karena kompas mempunyai oplah yang tinggi di daerah ibukota dan sekitarnya. lihat gambar dibawah ini :


(klik gambar untuk perbesar)

Jadi dalam Kompas Reguler 1 halamanya mempunyai 7 kolom
Kolom tersebut mempunyai ukuran tersendiri lihat disini











Contoh dalam Kompas klasika Nusantara
(biasanya digunakan untuk lowongan, Dukacita, ucapan selamat dll)



(klik gambar untuk perbesar)

Jadi dalam Kompas Klasika 1 halamanya mempunyai 9 Kolom, Ingin tahu Ukuran dalam kolom klik disini

Senin, 15 Februari 2010

Ukuran Berbagai Surat kabar

Berbagai ukuran surat kabar dapat dilihat dibawah ini, secara garis besar seperti gambar dibawah ini :
ada beberapa surat kabar yang sama ukuranya jadi tidak distampilkan di sisni.
( klo kurang jelas klik gambarnya biar full screen )




Surat Kabar A - M























Surat Kabar P - S
























Surat Kabar T - W

Minggu, 14 Februari 2010

Cara Menghitung Tarif Iklan Kolom Di koran

Memang agak sulit untuk yang baru pertama kali mencoba kalkulasi harga iklan yang akan di publikasikan di sebuah surat kabar..
Langsung saja saya jelaskan cara mudahnya. kita ambil sample perhitungan di koran kompas klasika tipe lowongan (dengan harga terbaru tahun 2010)..

About Me

Foto Saya
Hp. 0856-9292-7819 Esia. 021 947-67487 Saat ini saya bekerja di Advertising. Melayani Iklan Koran, Majalah, dll.
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More